Pengertian Tenaga Geologi dan Contohnya

By | November 24, 2016

leetneet.com – Tenaga geologi merupakan tenaga yang bisa mengubah bentuk dari permukaan bumi atau membentuk relief muka bumi. Adapun Tenaga geologi ini dibagi menjadi 2 (dua), yakni, Tenaga Endogen dan Eksogen. Tenaga endogen ialah tenaga yang bisa mengubah bentuk muka bumi yang berasal dari dalam bumi, dan sedangkan tenaga eksogen ialah tenaga yang berasal dari luar bumi.

Pengertian Tenaga Geologi dan Contohnya

Adapun dari kedua tenaga tersebut, maka terbentuklah relief daratan dan relief lautan. Relief sendiri merupakan perbedaan tinggi rendah suatu tempat, dan sedangkan yang disebut relief daratan merupakan tinggi rendahnya permukaan bumi yang berada di daratan, serta relief dasar laut iaalah tinggi rendahnya permukaan bumi yang berada di dasar laut.

A. Tenaga Endogen

Tenaga Endogen merupakan tenaga yang bisa mengubah bentuk muka bumi yang berasal dari dalam bumi. Adapun Tenaga Endogen dibagi menjadi 3 (tiga), yakni Seisme (gempa bumi), Tektonisme, dan Vulkanisme. Dan berikut ini penjelasan ke tiganya http://www.seputarpendidikan.com/

1. Seisme / Gempa
Seisme merupakan getaran pada kulit bumi (yang juga biasa disebut gempa) yang terjadi dikarenakan tumpukan energi di daerah penunjaman begitu besar sehingga bisa menggoyangkan / menggetarkan kulit bumi. Pada pusat gempa yang berada di dasar bumi ini disebut episentrum dan pusat gempa yang berada di atas episentrum (di permukaan bumi) disebut hiposentrum.

2. Vulkanisme
Vulkanisme merupakan gejala alam yang terjadi karena adanya aktivitas magma. Adapun Vulkanisme terjadi karena adanya kegiatan tektonisme. Dan kegiatan tektonisme ini akan menyebabkan retakan-retakan pada permukaan bumi yang mengakibatkan aliran lava dari bagian dalam litosfer ke lapisan atasnya bahkan sampai ke permukaan bumi. Kegiatan magma inilah yang dinamakan vulkanisme. Dan hasilnya dapat dilihat pada gunung berapi.

Magma merupakan campuran dari batu-batuan dalam keadaan cair, liat serta sangat panas yang berada dalam perut bumi. Adapun Aktifitas magma disebabkan oleh tingginya suhu magma dan banyaknya gas yang terkandung di dalamnya sehingga bisa terjadi retakan-retakan serta pergeseran lempeng kulit bumi. Magma sendiri dapat berbentuk gas padat dan cair. Aktivitas dari magma yang menyusup dari lithosfer (kulit bumi). Dan apabila penyusupan dari magma ini hanya sebatas kulit bumi bagian dalam dan biasanya dinamakan intrusi magma. Dan sedangkan penyusupan magma sampai keluar ke permukaan bumi disebut ekstrusi magma.

3. Tektonisme
Tektonisme merupakan tenaga yang berasal dari dalam bumi yang mengakibatkan terjadinya dislokasi (perubahan letak) patahan dan retakan pada kulit bumi serta pada batuan. Dan berdasarkan jenis dari gerakan dan luas wilayah yang mempengaruhinya, tenaga tektonik ini dapat dibedakan atas gerak orogenesa Serta epirogenesa. Gerak orogenesa merupakan gerakan tenaga endogen yang relatif cepat Serta meliputi daerah yang relatif sempit. Adapun Gerak orogenetik yang menyebabkan adanya tekanan horizontal atau vertikal pada kulit bumi sehingga terjadilah peristiwa dislokasi, baik itu dalam bentuk lipatan maupun patahan. Adapun contohnya ialah terbentuknya deretan lipatan pegunungan muda Sirkum Pasifik.

Gerak epirogenesa merupakan kebalikan dari gerak orogenesa. Gerakan ini sendiri sangat lambat, dan meliputi areal yang sangat luas. Gerakan ini juga dapat mengakibatkan turun naiknya lapisan kulit bumi. Gerak ini dibagi menjadi 2 (dua), yakni:

  1. Epirogenesa positif ialah jika permukaan bumi yang bergerak turun, sehingga permukaan laut tampak seolah-olah naik. Dan contohnya, ialah turunnya pulau-pulau di kawasan Indonesia bagian timur (Kepulauan Maluku) terjadi di Pantai Skandinavia dan Pantai Timor.
  2. Epirogenesa negatif ialah jika permukaan bumi naik, sehingga tampak seolah-olah permukaan air laut turun. Dan contohnya terjadi di Teluk Hudson.

B. Tenaga Eksogen

Tenaga eksogen merupakan kebalikan dari tenaga endogen, yakni tenaga yang berasal dari luar bumi. Adapun Sifat umum dari tenaga eksogen ialah merusak bentuk permukaan bumi dan hasil bentukan dari tenaga endogen. Bisa dikatakan bahwa tenaga eksogen merupakan tenaga perusak. Contohnya, bukit dan tebing yang telah terbentuk oleh tenaga endogen dirusak terkikis oleh angin yang mana angin adalah tenaga eksogen. Dan secara umum tenaga eksogen dibagi menjadi 3 (tiga) sumber, yakni:

  1. Atmosfere, yakni perubahan suhu dan angin.
  2. Air bisa berupa aliran air, siraman hujan, hempasan gelombang laut, gletser, dsb.
  3. Organisme yaitu berupa jasad renik, tumbuh-tumbuhan, hewan, dan manusia.

Tenaga eksogen juga dapat mengakibatkan terjadinya pelapukan (weathering), erosi, tanah longsor, dan tanah menjalar (soil creep). Dengan adanya tenaga eksogen ini, litosfer mengalami kerusakan kemudian dibangun lagi oleh tenaga endogen, lalu dirusak lagi oleh tenaga eksogen, selanjutnya dibangun lagi oleh tenaga endogen, dan seterusnya terjadi berulang-ulang.

Lainnya >>>